Kamis, 23 April 2015

MPASI HOME MADE, MORE THAN YUMMY!


MPASI (Makanan Pendamping ASI) Home Made, yak! Itu artinya adalah makanan untuk sang buah hati yang kita buat sendiri dirumah. Sebelum kita bahas tentang keseruan MPASI Home Made lebih dalam lagi, kita bahas dulu tentang Rekomendasi WHO yang super duper memudahkan Bunda dalam menyiapkan MPASI Home Made yuk! *Bonkar Contekan* :D
tanaman-sayur.jpgRekomendasi yang dibuat oleh WHO pada tahun 2010 ini sangatlah memudahkan Bunda menyajikan MPASI yang berkualitas bagi sang buah hati. Isi dari Rekomendasi WHO tersebut adalah: Murah, Bahan Lokal (lebih segar dan mudah didapat), Bayi Suka dan Mudah Dimakan. WHO membuat modul tersebut untuk Konseling Infant and Young Child Feeding (IYCF) yang meliputi Konseling Menyusui sampai Konseling MPASI.
Manfaat dari pengetahuan IYCF tersebut adalah Bukan hanya untuk memastikan bayi atau anak mendapatkan gizi cukup. Karena kegiatan makan lebih dari “sekedar” nutrisi, tapi juga belajar makan. Maksudnya belajar makan? Belajar mengenai perubahan tekstur makanan sesuai dengan usianya, belajar mindahin makanan padat dari lidah ke kerongkongan, belajar membiasakan pola serta cara makan yang baik, belajar membiasakan berbagai macam rasa asli makanan (No Gula dan Garam hingga usia 1 tahun). Selain mengenal rasa dan tekstur makanan, buah hati juga mengeksplorasi motoriknya dengan menggenggam makanannya.
susah-makan-ilustrasi-_121211172323-916.jpgBagi Bunda yang telah mengalami memberi MPASI buatan sendiri dengan MPASI instan tentu bisa merasakan perbedaannya, bukan? Bunda yang memberikan MPASI instan biasanya hanya berkutat di supermarket untuk pilah pilih merk dan rasa MPASI instan yang terbaru atau membandingkan promo merk MPASI instan merk satu dengan yang merk yang lainnya. Ga heran kalau anak yang tumbuh dengan MPASI instan biasanya ga doyan sayur dan peaky eater (pilih-pilih makanan), karena dulu “sayurnya” selalu dalam bentuk bubuk dan sudah di kombinasi dengan rasa-rasa. Sayur bayam ga rasa bayam, jagung ga berasa jagung. Apalagi teksturnya, ga ada mirip-miripnya.
Orang dewasa saja jika makan makanan yang instan tiap hari mau gaa? Enak ga tiap hari begitu? Saat awal menyusui dulu juga perlu belajar menyesuaikan diri, kan? Apa orangtua langsung di sarankan untuk kasih susu formula sebelum diberi support dan pendampingan? Ga kaan… begitu juga dengan MPASI. Orangtua belum tahu seberapa banyak kebutuhan buah hatinya. Apa iya langsung disarankan pakai MPASI instan saja? Enggak, tapi beri informasi.
295120306_7c39c1e0bb.jpgOrangtua bisa banget kok jadi orangtua yang mandiri dan kreatif, anak jadi sehat dan ceria. Dihalaman rumah ada apa? Tukang sayur bawa apa? Berkreasi membuat MPASI yang sehat bisa banget dari itu, sesuatu yang ada di sekitar kita. Yuk kita memberdayakan diri kita untuk bisa mempersembahkan asupan makanan (MPASI) yang tidak hanya enak dimulut, tapi juga sehat diperut dan bikin happy hati buah hati kita J
baby.jpgIdealnya, semua bayi itu berhak untuk mendapatkan Golden Standart of Infant Feeding untuk tumbuh kembang yang optimal. Apa sih Golden Standart of Infant Feeding? Golden Standart of Infant Feeding itu: IMD, ASIX (ASI Exclusive) 6 bulan, MPASI yang berkualitas serta adekuat dengan bahan lokal setelah 6 bulan, ASI diteruskan hingga 2 tahun atau lebih.
MPASI Berkualitas. Seperti apa sih MPASI yang berkualitas dan dan baik untuk buah hati? Kenapa MPASI saat ini banyak di komersilkan oleh beberapa pihak tertentu dengan alasan “Praktis dan Aman”? Pengaruh dari berbagai pihak tersebut menunjukkan bahwa seakan-akan kita ini tidak mampu mempersiapkan makanan untuk buah hati kita sendiri. Ini sangatlah menarik, karena untuk memberikan makanan saja, kita manusia seakan-akan tidak mampu dan perlu dapat saran khusus dari pihak lain dan dibuat oleh pabrik.
Promo yang mengatas namakan kesehatan banyak sekali di gaungkan oleh produsen MPASI instan juga seringkali terlalu mudah diterima oleh kita. Padahal kita juga tahu bahwa MPASI pabrikan tentu telah melewati berbagai macam proses pabrik yang tidak pendek dan tentu ada resiko tercemar juga. Belu lagi bahan-bahan tambahan yang di tambahkan untuk memerikan rasa gurih, lebih enak atau lebih tahan lama.
Kami coba membuat MPASI instan rasa ayam, kemudian ditinggalkan didalam ruangan selama 2 hari, dan ternyata setelah 2 hari berlalu, aroma dan rasanya tidak berubah! Nah looh! Kalu kita membuat MPASI sendiri dengan bahan-bahan alami, mungkin ga sih aroma dan rasanya ga berubah jika didiamkan didalam sebuah ruangan selama 2 hari? *Thingking Deep*
image.jpgAlasan lain yang paling sering adalah makanan pabrikan sudah di fortifikasi. Perlu di telaah ulang, apakah yang terserap semua? Karena bahan makanan yang alami tentunya sudah memiliki kandungan gizi sedemikian rupa yang tentu dapat lebih mudah diserap.
Oke, sekian tentang MPASI Home Made, selamat bereksperimen di dapur mempersembahkan makanan Terbaik bagi buah hati. Ditunggu sharing keseruan dan foto-foto MPASI kreasi Bunda yaa J

Jumat, 03 April 2015

GANGGUAN SIKLUS MENSTRUASI


Gangguan siklus menstruasi dapat menyebabkan menstruasi seorang wanita menjadi jarang terjadi atau bahkan tidak terjadi sama sekali. Meskipun beberapa wanita tidak keberatan kehilangan periode menstruasi mereka, perubahan siklus menstruasi ini harus selalu didiskusikan dengan dokter karena ini merupakan sebuah sinyal kondisi medis yang berpotensi mempengaruhi kesehatan jangka panjang. Seorang wanita yang tidak mengalami menstruasi selama tiga bulan atau lebih (baik berturut-turut atau selama satu tahun) harus memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan yang ada.
Tidak terjadinya menstruasi atau istilah medisnya Amenore, diklasifikasikan sebagai berikut:
·         Primer (saat periode menstruasi belum mulai di usia 15 tahun)
·     Sekunder (saat periode menstruasi tidak hadir selama lebih dari tiga sampai enam bulan pada wanita yang sebelumnya memiliki telah memiliki siklus menstruasi)

Oligomenore. Oligomenore adalah istilah medis untuk periode menstruasi yang jarang terjadi (kurang dari enam sampai delapan siklus per tahun). Penyebab, evaluasi, serta pengobatan amenore dan oligomenore adalah sama, yuk kita bahas secara bersama – sama.

PENYEBAB menstruasi yang tidak teratur diantaranya adalah Otak (termasuk hipotalamus dan kelenjar hipofisis), ovarium, dan uterus biasanya mengikuti urutan peristiwa sekali per bulan yang membantu untuk mempersiapkan tubuh untuk kehamilan. Dua hormon yang dihasilkan oleh kelenjar hipofisis, yaitu hormon perangsang folikel (FSH) dan luteinizing hormone (LH). Dua hormon lainnya adalah progesteron dan estrogen, yang dibuat oleh indung telur. Gangguan siklus menstruasi dapat disebabkan oleh kondisi yang mempengaruhi hipotalamus, kelenjar pituitari, ovarium, rahim, leher rahim, atau vagina.

Amenore Primer - Beberapa penyebab yang lebih umum dari amenore primer adalah sebagai berikut:
·   Kondisi yang muncul pada saat lahir, tetapi mungkin tidak diperhatikan hingga masa pubertas. Kondisi ini termasuk kelainan genetik atau kromosom dan kelainan organ reproduksi (misalnya, jika rahim berkembang secara normal).
·      Semua kondisi yang menyebabkan amenore sekunder juga dapat menyebabkan amenore primer.

Amenore Sekunder - Kehamilan adalah yang penyebab paling umum dari amenore sekunder. Penyebab umum lainnya adalah sebagai berikut:
·     Kondisi ovarium, seperti sindrom ovarium polikistik dan insufisiensi ovarium (menopause dini).
·        Amenore hipotalamus. Hal ini terjadi ketika hipotalamus memperlambat atau menghentikan pelepasan GnRH (Gonadotropin Releasing Hormone), hormon yang berpengaruhi ketika seorang wanita memiliki siklus menstruasi.

Amenore hipotalamus yang berhubungan dengan berat badan rendah (didefinisikan sebagai berat 10 persen di bawah berat badan ideal), persentase lemak tubuh yang rendah, gangguan seperti anoreksia nervosa atau bulimia nervosa, stres emosional, dan beberapa kondisi medis atau karena penyakit. Namun, dalam beberapa kasus, tidak ada penjelasan yang jelas untuk amenore hipotalamus.
·         Prolaktin - Mensekresi tumor hipofisis adalah penyebab lain amenore sekunder.

Banyak kondisi yang menyebabkan amenore primer atau sekunder juga dapat menyebabkan seorang wanita mengalami ovulasi tidak teratur (oligomenore). Namun, kebanyakan wanita yang mengalami siklus menstruasi tidak teratur jarang mengidap sindrom ovarium polikistik.

Evaluasi amenore atau oligomenore termasuk riwayat medis dan pemeriksaan fisik lengkap. Seringkali ada petunjuk tentang penyebab amenore dalam sejarah medis wanita baik secara pribadi atau dari keluarganya. Seorang wanita harus menyebutkan jika dia punya masalah kesehatan selama masa bayi atau masa kanak-kanak, ketika siklus menstruasi pertama mulai (jika ada siklus pertama) dan seberapa sering siklus telah terjadi. Jika memungkinkan, wanita juga harus menyebutkan apabila ada riwayat dari keluarga yang siklus menstruasi tidak teratur.

Hal penting lainnya termasuk adanya kelainan pada payudara, hot flashes, jerawat, rambut wajah atau dada, dan sakit kepala atau gangguan penglihatan. Dokter juga akan menanyakan tentang obat, herbal, dan vitamin yang dikonsumsi, stres yang (mungkin) sedang dialami, prosedur ginekologi yang pernah dilakukan, perubahan pola berat badan, diet, atau olahraga, dan penyakit.
Selama dilakukan pemeriksaan fisik, dokter akan memeriksa wajah, leher, dada, dan perut. Pemeriksaan panggul juga akan dilakukan. Apa saja test yang akan dilakukan? Tergantung pada individu, dokter mungkin menyarankan untuk melakukan tes darah. Karena kehamilan adalah penyebab paling umum dari amenore sekunder. Tes kehamilan biasanya dianjurkan untuk wanita yang siklus menstruasinya telah berhenti. Selain itu, pemeriksaan darah dilakukan untuk mengukur kadar hormon.

Dalam kasus-kasus tertentu, pemeriksaan MRI dapat dilakukan untuk menentukan apakah ada kelainan kelenjar hipotalamus atau hipofisis di otak. Terkadang, pada wanita dengan dugaan kelainan kromosom, analisis kromosom dapat direkomendasikan. Pemeriksaan USG panggul mungkin disarankan untuk mengidentifikasi kelainan rahim, leher rahim, dan vagina.

Setelah semua penyebab siklus menstruasi yang tidak teratur ditemukan, lalu bagaimana mengobatinya? Sebelum kita membahasnya, tujuan pengobatan adalah untuk memperbaiki kondisi yang mendasarinya. Bagi seorang wanita yang mencoba untuk hamil, mengembalikan kesuburan adalah tujuan utamanya.

Sindrom ovarium polikistik (PCOS) adalah kondisi kronis yang menyebabkan siklus menstruasi menjadi tidak teratur dan kelebihan hormon androgen (hormon pria). Kebanyakan dokter akan menyarankan mengobati PCOS terlebih dahulu untuk membangun kembali siklus menstruasi yang normal dan mencegah komplikasi jangka panjang.

Amenore hipotalamus. Wanita dengan amenore hipotalamus kadang-kadang dapat melanjutkan siklus menstruasi normal setelah membuat perubahan gaya hidupnya, seperti melakukan diet tinggi kalori, mengalami kenaikan berat badan, mengurangi intensitas atau frekuensi olahraga, dan mengurangi stres emosional.
·      Berat badan rendah dan / atau kekurangan gizi. Wanita dengan gangguan makan seperti anoreksia nervosa atau bulimia seringkali membutuhkan perawatan khusus. Hal ini biasanya meliputi konseling gizi dan spesialis gangguan pola makan.
·     Olahraga berat. Meskipun olahraga menawarkan banyak manfaat kesehatan, berolahraga sering atau berlebihan dapat menyebabkan amenore. Studi menunjukkan bahwa amenore terjadi ketika asupan kalori pada seorang wanita berkurang dikarenakan olahraga dan kegiatan sehari-hari lainnya. Kebanyakan wanita dengan amenore yang berhubungan dengan olahraga juga telah kehilangan berat badan (yang mengakibatkan berat badan kurang dari 10 persen dari berat badan ideal).

Untuk wanita dengan amenore, penanganannya termasuk dengan meningkatkan asupan kalori dan mengurangi frekuensi atau intensitas olahraga. Langkah-langkah ini sangat penting jika seorang wanita sedang mencoba untuk hamil. Semua wanita dengan amenore harus memastikan untuk mengkonsumsi 1.200-1.500 mg kalsium setiap hari (atau mengkonsumsi suplemen kalsium) dan suplemen vitamin D (400 IU setiap hari).

Beberapa dokter merekomendasikan estrogen dan progestin penggantian hormon (atau kontrasepsi hormonal, seperti pil KB) untuk wanita dengan amenore hipotalamus. Perawatan ini dapat mengurangi risiko osteoporosis di kemudian hari.

Kegagalan ovarium. Biasanya, seorang wanita berhenti berovulasi sekitar usia 50 tahun, ini disebut menopause. Jika seorang wanita berhenti berovulasi sebelum usia 40, ini disebut kegagalan ovarium prematur (atau insufisiensi ovarium primer). Didiagnosa menderita kegagalan ovarium biasanya merupakan sesuatu yang tak terduga dan bisa menyedihkan, terutama jika wanita belum memiliki jumlah anak yang diinginkan. Dengan sebagian besar jenis kegagalan ovarium, kehamilan dapat dicapai dengan menggunakan obat kesuburan berupa suntikan dan donor sel telur (oosit).

Meskipun kegagalan ovarium tidak dapat disembuhkan, terapi hormon (HT) dengan estrogen dan progesteron (atau kontrasepsi hormonal, seperti pil KB) dapat membantu mencegah atau mengobati banyak gejala dan konsekuensi jangka panjang dari menopause, seperti hot flashes , vagina kering, dan osteoporosis. HT memiliki risiko tersendiri pada wanita yang lebih tua. Namun, (usia 20 sampai 50 tahun) wanita muda yang mengambil HT tidak memiliki risiko yang sama jika dibandingkan dengan wanita yang berusia lebih dari 50 tahun yang menjalani HT.
Prosedur ini untuk memberikan terapi hormon bagi wanita dengan kegagalan ovarium prematur sampai usia 50 tahun, usia rata-rata menopause. Wanita dengan amenore dan hiperprolaktinemia biasanya dapat memiliki siklus menstruasi yang normal dan hamil ketika diobati dengan obat yang disebut agonis dopamin (bromokriptin dan cabergoline adalah contoh). Beberapa kondisi kelenjar hipotalamus dan hipofisis yang menyebabkan amenore, seperti kekurangan hormon gonadotropin-releasing hormone (GnRH), yang ireversibel. Namun, wanita dengan kondisi ini dapat memiliki periode menstruasi dan hamil ketika diobati dengan obat kesuburan injeksi.


Beberapa prosedur ginekologi, seperti dilatasi dan kuretase (D & C), dapat menyebabkan perlengketan (sejenis jaringan parut), yang merusak lapisan rahim. Jika adhesi yang luas, kehilangan darah menstruasi akan berkurang atau tidak ada. Seorang dokter dapat merekomendasikan operasi untuk mengangkat jaringan bekas luka, diikuti dengan pengobatan estrogen untuk merangsang pertumbuhan kembali lapisan. Bedah sering merupakan pengobatan yang efektif jika amenore disebabkan oleh penyumbatan pada saluran reproduksi.

SIKLUS MENSTRUASI


Siklus menstruasi pada wanita itu sangatlah unik, karena siklus menstruasi pada tiap wanita berbeda – beda. Siklus menstruasi merupakan daur menstruasi yang tiap bulannya dialami seorang wanita ketika masih dalam usia produktif. Menstruasi atau haid adalah fase peluruhan dinding rahim yang terdiri dari darah dan jaringan tubuh. Fase ini berlangsung setiap bulan pada wanita. Dengan kata lain setiap, menstruasi merupakan suatu proses pembersihan dinding rahim dari pembuluh darah, kelenjar – kelenjar dan sel – sel yang tidak terpakai karena tidak adanya pembuahan.
Setiap wanita memiliki rentang siklusnya masing-masing. Meskipun rata-rata sekitar 28 hari, namun ada juga yang 24 hari, 30 hari, bahkan 35 hari.  Menstruasi akan berlangsung selama 2-7 hari dengan siklus 21-35 hari. Dengan definisi yang lebih luas, menstruasi "normal" pada setiap orang berbeda-beda. Oleh karena itu Anda dapat berkonsultasi dengan dokter jika dirasakan menstruasi Anda tidak seperti biasanya
Seperti apa siklus menstruasi yang tidak normal atau yang tidak teratur itu? Lalu apa saja yang membuat seorang wanita tidak menstruasi? Siklus menstruasi yang tidak teratur adalah siklus yang tidak terjadi sama sekali atau yang terjadi kurang dari 6 sampai 8 kali setahun. Jika seorang wanita tidak mendapatkan menstruasi untuk sementara waktu, mungkin karena wanita tersebut hamil. Atau dalam beberapa kasus, mungkin wanita tersebut memiliki kondisi medis yang mempengaruhi otak atau sistem reproduksinya.
Apa yang menyebabkan siklus menstruasi tidak teratur? Siklus menstruasi menjadi tidak teratur atau bahkan tidak menstruasi dapat disebabkan oleh:
·    Kehamilan.
·   PCOS (singkatan dari "Polikistik Ovarium Syndrom"). Pada wanita dengan kondisi ini, ovarium membuat terlalu banyak hormon progesteron. Hal ini dapat mengganggu siklus menstruasi pada wanita dan menyebabkan rambut berlebih pada wajah, jerawat, serta masalah dengan berat badan. PCOS adalah penyebab paling umum dari periode siklus menstruasi tidak teratur.
·    Beberapa obat-obatan, termasuk pil KB.
·    Menjadi terlalu kurus atau memiliki terlalu sedikit lemak tubuh.
·    Berolahraga terlalu banyak.
Penyebab lain dari siklus menstruasi menjadi tidak teratur atau bahkan tidak menstruasi sama sekali adalah menopause. Menopause adalah fase dalam kehidupan seorang wanita ketika ia mengalami berhenti menstruasi. Menopause biasanya terjadi pada usia antara 45 dan 55 tahun. Tapi pada beberapa wanita, menopause datang lebih awal-sebelum usia 40 tahun. Menopause dini terjadi ketika ovarium kehabisan telur lebih awal dari biasanya.
Kapan harus memeriksakan diri ke dokter jika siklus menstruasi dirasa mengganggu? Temui dokter kandungan jika:
·    Anda sudah berusia 15 tahun atau lebih dan masih belum memiliki siklus menstruasi
·   Anda sudah mengalami menstruasi rutin, tetapi kemudian Anda belum menstruasi selama lebih dari 3 bulan
·    Menstruasi terjadi lebih dari 45 hari terpisah

Selain itu, gejala lain apa saja yang harus diperhatikan pada siklus menstruasi yang tidak teratur? Pastikan untuk memberitahu dokter jika:
·    Pikirkan kemungkinan terjadinya kehamilan
·    Memiliki anggota keluarga dengan menstruasi yang tidak teratur
·    Memiliki jerawat buruk atau rambut di dada atau wajah
·    Memiliki berat badan berlebih dan mengalami kesulitan untuk menurunkannya
·   Memiliki “hot flashes”, yang merasa seperti gelombang panas yang dimulai pada dada dan wajah kemudian bergerak melalui tubuh Anda
·   Memiliki keringat berlebih pada malam hari, yang hot flashes yang terjadi ketika Anda sedang tidur
·    Baru mengalami sakit kepala atau kesulitan untuk melihat
·    Apakah sedang di bawah banyak stres
·    Baru-baru ini kehilangan berat badan
·    Sedang berolahraga lebih dari yang biasa Anda lakukan
·    Telah berubah berapa banyak Anda makan atau apa jenis makanan yang Anda makan
·    Apakah sedang mengkonsumsi obat, jamu, atau vitamin.
Ketika siklus menstruasi tidak teratur, pemeriksaan apa yang akan di anjurkan dokter? Dokter akan menentukan pemeriksaan yang akan Anda lakukan berdasarkan pada usia, gejala lain, dan situasi individu. Berikut adalah tes yang paling umum dianjurkan dokter untuk mengetahui penyebab tidak teraturnya siklus menstruasi:
·  Tes Kehamilan. Kehamilan merupakan penyebab umum dari permasalahan siklus menstruasi. Dokter Anda akan ingin mengetahui apakah Anda sedang hamil atau tidak sebelum melakukan tes lain.
·  Tes darah. Pemeriksaan darah ini bertujuan untuk mengetahui kadar hormon yang mempengaruhi sistem reproduksi.
·    MRI. Tes ini menggunakan magnet besar untuk menampilkan penampang gambar otak secara detail. Hal ini dapat menunjukkan jika ada masalah di bagian otak yang mengontrol hormon tubuh.
·    USG panggul. Pemeriksaan ini menggunakan gelombang suara untuk membuat gambar rahim, leher rahim, dan vagina. Gambar dapat menunjukkan jika ada sesuatu yang salah dengan organ-organ ini.

Setelah penyebab siklus menstruasi telah diketahui, lalu pengobatan apa yang biasanya akan dianjurkan oleh dokter? Pengobatan yang akan dianjurkan oleh dokter akan tergantung pada apa yang menyebabkan siklus menstruasi menjadi tidak teratur, dan apakah Anda akan melakukan program hamil atau tidak. Pengobatan yang biasanya akan dianjurkan oleh dokter adalah:

·         Pil KB untuk membuat siklus menstruasi menjadi teratur
·         Mengurangi berat badan jika berat badan Anda berlebihan
·         Obat untuk membantu program hamil, jika Anda mengalami kesulitan untuk hamil
·         Mengubah pola makan dan olahraga, seperti:
           -       Makan lebih banyak kalori
           -       Menambah berat badan jika Anda terlalu kurus
           -       Mengurangi frekuensi berolahraga, jika Anda berolahraga terlalu banyak
           -       Mengurangi stres
·         Hormon untuk mengobati hot flashes (jika Anda akan mengalami menopause dini)
·         Operasi untuk memperbaiki masalah dalam sistem reproduksi

Lalu, siklus menstruasi yang tidak teratur dapatkah kita cegah? Siklus menstruasi yang tidak teratur dapat dicegah dengan mengatur pola makan yang sehat dan menjaga agar berat badan tetap stabil. Menjadi terlalu kurus atau kenaikan berat badan yang signifikan dapat menjadi penyebab siklus menstruasi yang tidak teratur.


Jumat, 06 Maret 2015

Ada Janin Di Rahim Ku!


Anda HAMIL! Selamat atas kehamilannya! Hari-hari bahagia sekaligus mendebarkan menanti Bunda. Bunda mungkin belum merasakannya, tapi Bunda tahu bahwa tubuh Bunda akan berubah. Berbagai pertanyaan dan kecemasan pun muncul dibenak Bunda saat Bunda melihat hasil positif di test pack yang Bunda pegang, tentulah Bunda merasakan sesuatu yang bercampur aduk. Dari mulai terkejut, tidak percaya, cemas, bahagia, khawatir, antusias, semua bercampur jadi satu. Memiliki perasaan campur aduk merupakan hal biasa saat mengetahui bahwa Bunda hamil, apalagi jika berita tersebut merupakan hal yang tidak diduga.

Normal jika Bunda merasa bahagia menjadi seorang Ibu, serta merasa sedih dan khawatir atas apa yang harus dilalui dan diberikan untuk mendapatkan gelar itu. Di satu sisi Bunda mungkin merasa senang, tergetar, bangga dan bersemangat untuk menerima aturan dan tanggung jawab baru ini. Di sisi lain, semua perubahan yang akan terjadi dalam gaya hidup Bunda, pernikahan Bunda dan tubuh Bunda mungkin akan terlihat menakutkan.

Di lain waktu Bunda mungkin akan bertanya, “Apakah aku benar-benar hamil? Aku tidak merasakan perbedaannya sama sekali”. Perasaan seperti ini sangat terasa khususnya di minggu-minggu awal kehamilan Bunda, saat Bunda mungkin tidak merasakan gejala apa pun. Atau Bunda mungkin meyakinkan diri Bunda sendiri bahwa mual muntah yang dirasakan belakangan ini Bunda rasakan merupakan tanda bahwa Bunda sedang kelelahan atau masuk angin biasa.

“Apa benar saya benar-benar hamil? Jangan-jangan test pack ini salah?”. Pertanyaan ini terkadang muncul saat pertama kali melihat hasil positif di test pack Bunda. Test urine yang dilakukan sendiri (jika Bunda mengikuti petunjuk penggunaan alat test dengan benar) memiliki ketepatan hampir 100% pada masa tujuh hingga sepuluh hari setelah pembuahan.

Menurut “American Academy of Obstetrics and Gynecology, sejumlah keadaan medis dan beberapa macam obat dapat mengelabui hasil test yang positif. Hasil negatif yang salah (hasil tes terdeteksi negatif padahal Bunda sebenarnya sedang hamil) juga dapat terjadi. Hasil test positif yang salah cenderung jarang terjadi sepanjang Bunda mengikuti petunjuk penggunaan alat tes dengan benar. Pada kebanyakan kasus selama ini lebih sering terjadi hasil tes negatif yang salah.

Setelah sekian menit berkutat dengan perasaan yang bercapur aduk, kemudian muncul pertanyaan “Kapan sebaiknya saya memberitahu suami, keluarga dan teman-teman?” beberapa menit setelah mengetahui bahwa Bunda hamil, dorongan untuk memberitahukan semua orang yang Bunda kenal menjadi lebih sedikit berlebihan. Berita kepada pasangan seharusnya menjadi peristiwa yang istimewa dan khusus. Memberitahukan perubahan hidup seperti ini lebih berharga dari sekedar sebuah pembicaraan telepon. Pastikan bertatap muka langsung ketika memberitahukan suami tentang kehamilan Bunda yaa.. Bunda pasti ingin melihat reaksi pasangan Bunda, bukan?

Jika ini adalah bayi pertama Anda berdua, beritahukan suami secara personal. Dia berhak atas perhatian yang khusus dari Bunda. Bunda dapat memberitahunya di suatu acara makan malam romantis berdua saja dengan suami. Untuk memberi lebih banyak waktu menyerap berita yang dapat mengubah hari-hari Anda berdua kedepannya.
Namun, jangan kecewa dulu jika ternyata reaksi suami tidak seperti yang Bunda harapkan. Reaksi pasangan mungkin tidak paralel dengan yang Bunda rasakan. Bunda sudah memiliki waktu untuk mempelajari perasaan Bunda sendiri. Pasangan Bunda juga memerlukan waktu untuk menyesuaikan diri. Tak perlu menganggap terlalu dalam reaksi negatifnya. Pasangan Bunda mungkin memerlukan waktu untuk memikirkan apa yang menjadi kekhawatirannya, seperti: “Apakah waktunya sudah tepat?”, “Apakah kita mampu membiayai seorang anak saat ini?”, “Bagaimana anak ini akan mempengaruhi kehidupan pernikahan kita?”.
Beberapa calon Ayah memang membutuhkan waktu sebelum kekhawatiran-kekhawatiran itu tergantikan dengan perasaan bahagia karena mereka akan menjadi seorang Ayah. Putuskan secara bersama kapan waktunya memberitahu keluarga, teman-teman dan juga atasan jika Bunda masih bekerja.

Waktu yang tepat untuk memberitahukan kehamilan Bunda kepada atasan dapat menjadi sebuah latihan dalam strategi karier terutama jika Bunda merisaukan dampak kehamilan yang dapat mempengaruhi stabilitas pekerjaan Bunda saat ini. Secara hukum, tidak ada deskriminasi karena Bunda sedang hamil, namun Bunda perlu memikirkan secara matang mengenai rencana ketika kembali bekerja setelah melahirkan sebelum Bunda memberitahukan kabar kehamilan ini kepada atasan Bunda.

Sejak mengetahui bahwa kini di rahim Bunda terdapat janin yang sedang tumbuh dan berkembang, jangan lupa untuk melakukan pemeriksaan ke dokter kandungan atau bidan untuk memastikan kesehatan kehamilan Bunda. “Pemeriksaan apa saja sih yang biasanya dilakukan di minggu-minggu awal kehamilan? Apa yang harus saya tanyakan kepada dokter atau bidan saat saya melakukan pemeriksaan? Berikut akan saya berikan contekannya pada Bunda ;)
Pada kunjungan di bulan pertama kehamilan Bunda ke pusat pelayanan kesehatan, pastikan Bunda mendapatkan ini ya..

  • Konfirmasi atas kehamilan
  • Riwayat kesehatan umum dan riwayat kehamilan sebelumnya
  • Pemeriksaan fisik umum, termasuk pemeriksaan dalam
  • Tes darah: Hemoglobin dan hematokrit untuk anemia, golongan darah, titer rubella,   deteksi terhadap hepatitis B
  • Tes darah dan kromosom untuk penyakit keturunan, jika ada faktor resiko penyakit   keturunan
  • Pengukuran berat badan dan tekanan darah
  • Konsultasi nutrisi yang tepat dan untuk menghindari bahaya lingkungan
  • Kesempatan untuk mendiskusikan perasaan dan keluhan Bunda

Mintalah rekomendasi dokter dari teman-teman dekat atau para profesional di bidang kesehatan.Bidan atau perawat kehamilan merupakan sumber yang terbaik, karena mereka telah menyaksikan banyak dokter kandungan sedang beraksi dalam menangani kasus pasien-pasiennya dari jarak yang dekat. Mereka tentu tahu persis kemampuan dan kepribadian dokter tersebut :)

Idealnya, lakukan pemeriksaan kehamilan saat Bunda dan pasangan dapat pergi bersama. Jangan tersinggung jika dokter hanya dapat melakukan wawancara prakelahiran satu kali dalam seminggu atau jika wawancara Bunda di hari yang telah ditentukan gagal karena sang dokter sedang melakukan tindakan pertolongan persalinan bagi pasien lain. Fokus utama mereka adalah pasien-pasiennya, hal ini akan menjadi sesuatu yang akan Bunda hargai jika Bunda kelak menjadi salah satu dari pasien itu.

Buatlah daftar pertanyaan-pertanyaan penting yang harus Bunda dapatkan jawabannya. Bawalah catatan tersebut kemana pun Bunda pergi dan catat kekhawatiran saat hal tersebut terjadi pada diri Bunda agar saat melakukan pemeriksaan kehamilan Bunda tidak lupa untuk menanyakannya pada dokter kandungan atau bidan. Dengan cara ini Bunda tidak akan lupa menyebutkannya terutama jika Bunda salah satu wanita yang sering mengidap penyakit lupa sebagai efek samping dari kehamilan :D


Kamis, 27 Februari 2014

Apa saja Tanda- tanda persalinan??


Jika salah satu dari ketiga tanda kelahiran ini muncul, bersiaplah untuk ke rumah sakit atau menghubungi dokter. Tidak jarang dokter meminta Anda datang setelah kontraksi teratur setiap 10 menit untuk memastikan kontraksi. Namun, jiak ketubah sudah pecah biasnaya dokter segera mengakhiri persalinan Anda. 


  • Kontraksi rahim. Sebenarnya kontraksi rahim sudah sering terjadi sejak dua bulan sebelum persalinan tiba. Kontraksi ini bisanya tidak sakit, frekuensi dan lama kontraksi pun tidak teratur. Sementara kontraksi yang sebenarnya, sifatnya lebih teratur. Awal kontraksi biasanya muncul setiap 20 menit. Selanjutnya, kontraksi berlangsung makin kuat, lama dan sering.

  • Bercak darah. Pada awal persalinan, sebelum atau sesudah terjadinya kontraksi seringkali muncul bercak-bercak darah sebagai tandap persalinan. Hal ini disebabkan lepasnya “sumbatan” pada leher rahim.

  • cairan ketuban. Kadang-kadang tampak keluarnya cairan ketuban. Cairan biasanya keluar beberapa saat setelah kontraksi. Tetapi, cairan ketuban bisa keluar sebelum persalinan terjadi. Keluarnya cairan ketuban tidak bisa dikontrol seperti air seni. Cairan ketuban berwarna bening, dan keluar banyak membasahi celana dalam. 

Sesaat Bayi Lahir

Lakukan empat hal ini, sesaat setelah dia hadir di dunia. Sentuh, ajak ‘bicara’, beri ASI, dan jaga ucapan serta perilaku Anda.

Sentuh. Begitu keluar dari rahim Anda, biarkan bayi Bunda merangkak dan merayap di dada Bunda untuk mencari puting payudara, seperti yang dianjurkan dalam  program Inisiasi Menyusui Dini (IMD). Jangan dibungkus selimut dan diletakkan di tempat tidur bayi, tapi peluk dan dekaplah dia di dada Bunda.

Ajak 'bicara.' 
Dia mengenali suara Bunda, ibunya, sejak di dalam rahim. Dia tahu siapa Bunda. Suara Bunda akan membantu menenangkan bayi yang masih bingung dan kaget dengan suasana baru di luar rahim. Menyanyilah meski Bunda bukan penyanyi! Bayi Bunda akan menikmati nyanyian Bunda.

Ucapkan & lakukan yang baik-baik. Bunda mungkin sangsi. Tapi, bayi Bunda adalah makhluk cerdas! Dia peniru hebat. Semua yang Bunda katakan dan lakukan akan direkam dan diingatnya sejak pertama kali dia bertemu Bunda. Karena itu, jaga ucapan dan perilaku Bunda karena Anda adalah panutan baginya.  

Beri ASI. Apa pun yang Bunda makan ikut dimakan bayi Anda melalui ASI yang Bunda berikan. ASI merupakan makanan dan sumber energi penopang kehidupan bayi Bunda selama menjalani kehidupannya, minimal 6 bulan pertama. Kegiatan menyusui merupakan sarana untuk menguatkan bonding di antara Bunda dan bayi Bunda sebagai ungkapan cinta dan kasih sayang Bunda.