Tampilkan postingan dengan label Persalinan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Persalinan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 27 Februari 2014

Apa saja Tanda- tanda persalinan??


Jika salah satu dari ketiga tanda kelahiran ini muncul, bersiaplah untuk ke rumah sakit atau menghubungi dokter. Tidak jarang dokter meminta Anda datang setelah kontraksi teratur setiap 10 menit untuk memastikan kontraksi. Namun, jiak ketubah sudah pecah biasnaya dokter segera mengakhiri persalinan Anda. 


  • Kontraksi rahim. Sebenarnya kontraksi rahim sudah sering terjadi sejak dua bulan sebelum persalinan tiba. Kontraksi ini bisanya tidak sakit, frekuensi dan lama kontraksi pun tidak teratur. Sementara kontraksi yang sebenarnya, sifatnya lebih teratur. Awal kontraksi biasanya muncul setiap 20 menit. Selanjutnya, kontraksi berlangsung makin kuat, lama dan sering.

  • Bercak darah. Pada awal persalinan, sebelum atau sesudah terjadinya kontraksi seringkali muncul bercak-bercak darah sebagai tandap persalinan. Hal ini disebabkan lepasnya “sumbatan” pada leher rahim.

  • cairan ketuban. Kadang-kadang tampak keluarnya cairan ketuban. Cairan biasanya keluar beberapa saat setelah kontraksi. Tetapi, cairan ketuban bisa keluar sebelum persalinan terjadi. Keluarnya cairan ketuban tidak bisa dikontrol seperti air seni. Cairan ketuban berwarna bening, dan keluar banyak membasahi celana dalam. 

Rabu, 15 Januari 2014

Pengurang Sakit saat Melahirkan


Proses persalinan memang menyakitkan. Namun, ada berbagai macam pilihan penghilang rasa sakit yang bisa Anda pilih saat melahirkan. 
  • Kolam melahirkan. Hydroterapi menggunakan air hangat. Cara kerja: merendam diri dalam kolam melahirkan. Temperatur air akan dimonitor, tidak boleh lebih dari 37,5 derajat celcius dan temperatur tubuh Anda juga akan dimonitor.
  • Gas Entonox, adalah campuran oksigen dan oksida nitrat (N2O) atau gas tawa yang bisa menghilangkan rasa sakit tanpa menimbulkan rasa kantuk. Metode ini jarang ditemukan di Indonesia. Cara kerja: menggunakan masker, hirup gas entonox saat merasakan kontraksi hingga kontraksi menghilang. Dekatkan masker ke hidung dan hirup dalam-dalam gas tersebut secara teratur. Hanya membutuhkan waktu 35-45 detik untuk merasakan efeknya. Anda bisa ulangi lagi saat setiap Anda mengalami kontraksi.
  • Epidural, anestesi regional yang berarti mencegah sensasi rasa sakit hanya di bagian tertentu tubuh. Epidural menghilangkan rasa nyeri tapi kontraksi tetap berlangsung sehingga Anda bisa melahirkan pervaginam. Prosedur ini dilakukan oleh dokter anestesi. Cara kerja: pertama diinfus dengan cairan yang membantu mengatasi penurunan tekanan darah. Lalu, ambil posisi meringkuk untuk disuntikkan jarum di rongga epidural bagian bawah tulang punggung (lumbar). Setelah itu dipasang kateter untuk menyalurkan epidural. Anda akan merasa terasa hangat, kesemutan di bagian bawah tubuh dan rasa nyeri hilang tanda epidural bekerja. Efek epidural bertahan hingga 6-7 jam.
  • Intrathecal Labor Analgesia (ILA) seperti epidural adalah anestesi regional. ILA bisa menghilangkan rasa nyeri tapi kontraksi tetap berlangsung sehingga Anda bisa melahirkan pervaginam. Dilakukan oleh dokter anestesi. Cara kerja: menyuntikkan anestesi ke bagian lumbar ke 34 atau 45. Dalam posisi meringkuk, jarum ditusukkan di bagian subarachnoid, tempat dimana terdapat cairan otak untuk menghalangi rasa nyeri akibat kontraksi. Anda akan merasa hangat, kesemutan di bagian bawah tubuh dan rasa nyeri hilang tanda ILA bekerja. Efek ILA bertahan hingga 6-7 jam.
  • Pethidine serupa dengan morfin dan herion yang termasuk dalam kelompok opioids. Pethidine bekerja dengan meniru efek endofin yang bekerja seperti penghilang rasa sakit alami tubuh. Dilakukan oleh dokter anestesi. Cara kerja: Ada dua cara pemberian pethidine, pertama dengan cara disuntikkan ke otot, biasanya di bagian paha atau bokong. Efeknya terasa 2-3 jam. Cara lain, lewat infus yang disalurkan ke pembuluh vena. Efeknya langsung terasa dalam beberapa menit.
Alternatif pain relief
  • Homeopati, dengan menggunakan ramuan alami sebagai pengganti obat-obatan medis.
  • Akupuntur, dengan menusukkan jarum di sejumlah titik tertentu di tubuh.
  • Hypnobirthing, dengan menghipnotis diri sendiri untuk meminimalkan rasa takut, sakit dan tegang.
  • Pijatan, dengan merilekskan ketegangan otot di punggung dan punggung bagian bawah.

Kamis, 02 Januari 2014

Diet saat menyusui??


Jika ingin memberi ASI eksklusif, tunda diet sampai 6 bulan pertama sejak tanggal kelahiran. Jika ingin cepat langsing, kombinasikan menyusui eksklusif dengan olahraga!

Diet-mengurangi makan-di masa menyusui dapat menyebabkan ibu kekurangan nutrisi, terkena anemia, dan menggangu kuantitas serta kualitas ASI. Penuhi kebutuhan akan di masa menyusui sebesar 2500 kalori per hari dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, cukup karbohidrat, protein, lemak, dan cairan, plus minum susu atau suplemen kalsium. 

Menyusui eksklusif sebenarnya juga mengembalikan berat badan dan sehabis bersalin secara cepat. Karena, produksi ASI mengikis lemak tubuh yang didapat selagi hamil. Jika ingin cepat langsung, kombinasikan menyusui ekslusif dengan olahraga ringan. 

Lakukan program pelangsingan susu diet atau yang ditawarkan di salon kecantikan sesuai masa menyusui. Tentunya, sangat dianjurkan untuk konsultasi dengan ahli medis, agar tidak salah diet atau mengikuti program pelangsingan yang membahayakan kesehatan. 

Alamat Klinik:
Permata Mansion
Blok EE 3 No. 5 Sawangan - Depok
081298215588(SMS)
Follow us twitter @BidanGemilang

Rabu, 25 Desember 2013

Tips atasi lelah


Jangan jadi zombie karena baru punya bayi. Atasi kelelahan dengan 10 cara berikut!

1. Makan siang dengan benar. Ketika baru punya bayi, saking sibuknya, pada jam makan siang Anda hanya mengambil sedikit nasi atau mencicipi sedikit kue. "Ah, lemak di tubuhku, kan, masih banyak. Tidak apa-apa makan sedikit, malah bagus karena aku bisa cepat kurus, " demikian alasan Anda.  Padahal, itu adalah taktik yang salah. Jika Anda membenarkan alasan untuk cuma makan sedikit, kadar gula darah Anda akan cepat turun, akibatnya energi, suasana hati, dan kemampuan berpikir akan menurun. Selain itu, kurang makan minum saat menyusui bisa membuat produksi ASI tidak maksimal, lho.

2. Mengurangi pikiran di kepala. Selagi tidur malam, alarm di kepala Anda berdering-dering, mengingatkan Anda pada setumpuk tugas esok hari; berbelanja mingguan, menjemput anak sulung di sekolah, mencuci pompa ASI elektrik,  membayar kartu kredit, menemani orangtua ke dokter, semuanya harus dilakukan sesegera mungkin!  Padahal, tidak seharusnya demikian. Singkirkan dari daftar "To Do", hal-hal yang bisa dilakukan nanti atau bukan prioritas. Atau, delegasikan beberapa  tugas pada pasangan dan asisten di rumah. Jika terlintas sesuatu dalam pikiran, jangan dipikirkan  terus karena bisa membuat otak Anda lelah. Tulis saja di secarik kertas, lalu kembalilah tidur. 

3. Nikmati Seks Kilat “Saya terlalu lelah untuk menikmati seks!".  Karena saat ini bagi Anda tidak ada yang lebih diinginkan selain tidur dan makan. Tetapi,  jangan lupa, seks juga kebutuhan dasar tubuh. Bila kebutuhan dasar tersebut tidak terpenuhi atau diabaikan, dengan caranya sendiri tubuh akan "berteriak", misalnya, Anda jadi mudah sakit kepala, uring-uringan, atau tidak bersemangat.  Sebetulnya, seks juga punya khasiat yang sama seperti makanan, yaitu dapat membangkitkan energi.

4. Hitung langkah. Setelah memiliki bayi, kebiasaan Anda melakukan olahraga pun jauh berkurang -tidak seperti dulu- bisa karena Anda merasa tidak punya waktu, atau ada bayiyang saat ini menjadi prioritas Anda. Sebenarnya, Anda bisa beolahraga  dengan mudah, buatlah target 10.000 langkah dan gerak tubuh sehat, hanya dengan mendorong keretabayi sambil berjalan-jalan pagi dan sore. 

5. Tidur berkualitas. Untuk mencapai tidur yang berkualitas, Anda harus memasuki fase tidur pulas yang baru bisa dicapai bila tidur setidaknya 4 jam. Jika bayi Anda sering terjaga di malam hari, sehingga Anda tidak memiliki waktu tidur selama itu, mintalah suami atau babysitter standby di malam hari dan mengambil alih tugas menyusui bayi dengan pemberian ASI perah.  Tidur berkualitas setidaknya 3 hari dalam, seminggu, memberi sumbangan ekstra energi untuk melawan kelelahan.

6. Tidur siang bersama bayi. Jika bayi Anda tidur sepanjang hari, segera sandarkan tubuh Anda untuk ikut beristirahat juga. Sesekali Anda boleh, kok, melewatkan tugas-tugas, acara TV favorit atau apa pun, untuk mendapat ekstra istirahat selama 20 menit di siang hari. Isitirahat tersebut akan mengisi batere tubuh dan pikiran, agar kembali fit hingga malam hari. 

7. Kopi, membantukah? Minum kopi terkadang menjadi pilihan agar dapat terjaga dari rasa kantuk. Toleransi dokter untuk minum kopi bagi ibu menyusui, biasanya 1 cangkir per hari. Mengonsumsi kafein sebetulnya tidak menghasilkan banyak energi. Pilihan terbaik makanan yang mendongkrak energi adalah yang dihasilkan dari sumber makanan berprotein tinggi, seperti daging-dagingan, ati ampela, ikan, dan seafood.  Sedangkan minuman terbaik untuk mengatasi rasa lelah adalah susu. 

8. Lakukan sesuatu yang baru. Pekerjaan rumah yang itu-itu saja, tentu membuat Anda jenuh dan mematikan setiap perkembangan otak. Lakukan sesuatu yang baru, paling tidak satu hal setiap hari, agar otak Anda bersemangat lagi.  Misalnya:  membacakan anak cerita dari koran atau majalah, mendengarkan CD lagu baru,  belajar bahasa suatu negara yang akan menjadi tujuan wisata Anda berikutnya, atau medekor ulang satu sudut rumah. 

9. Abaikan waktu. Jika Anda ingin tidur pulas pada malam hari, jangan sering memerhatikan jam. Bolak-balik memerhatikan jam, membuat otak Anda bekerja terus-menerus karena Anda merasa dikejar oleh waktu dan target pekerjaan.  Selesaikan saja tugas Anda; susui bayi sampai dia kenyang, membedong tubuhnya, menidurkannya kembali, mandi, menyiapkan makanan untuk keluarga, dam seterusnya, berapa pun waktu yang dibutuhkan untuk itu. Dengan berdamai dengan waktu, hati dan pikiran Anda lebih relaks, Anda pun bisa tidur dengan nyenyak.  

10. Ritual malam. Bayi baru lahir belum mengenal perubahan waktu dan tidak mengenal ritme yang pasti. Untuk itu, buatlah satu kegiatan untuk menutup hari baginya, seperti menyanyikan lagu pengantar tidur pada malam hari atau mulai menutup tirai kamar untuk memberikan sinyal bahwa hari sudah malam.Usahakan setiap malamnya, pukul 21.00 adalah waktu Anda untuk melakukan semua hal yang membuat Anda bergembira dan merayakan malam dengan kegiatan yang menyenangkan, misalnya: berendam di air hangat, menelpon teman, mengisi buku harian bayi, dan yang tidak kalah penting, membiarkan tubuh Anda berbaring.


Sabtu, 14 Desember 2013

Agar ASI melimpah

Manfaat ASI bagi tumbuh kembang bayi memang tak terbantahkan. Ingin payudara memproduksi ASI yang banyak? Coba praktekkan beberapa tips sederhana ini. 
  • Jangan tunggu payudara terasa ‘kencang’ atau bengkak baru menyusui. Susui bayisesering mungkin karena isapannya akan merangsang produksi ASI.
  • Jangan berikan susu formula kalau bayi masih menangis. Mungkin posisi perlekatan mulutnya pada payudara yang kurang pas.
  • Pilih menu makanan berkuah banyak. Makan sayuran berkuah dan kaldu 2 mangkuk per hari. Habiskan sayur beserta kuahnya.
  • Banyak minum air putih. Untuk ibu menyusui paling tidak 3 liter per hari.
  • Sering-seringlah menyusui di malam hari. Menyusui di malam hari akan meningkatkan hormon prolaktin yang mampu meningkatkan produksi ASI.
  • Cukup istirahat dan hindari stres.

Ketuban Pecah Dini


Cairan ketuban keluar secara tiba-tiba dari liang vagina dalam jumlah banyak dan tak dapat ditahan. Cari bantuan! Itu tanda ketuban pecah dini.Kantung ketuban berdinding tipis berisi cairan dan janin selama kehamilan. Normalnya, kantung ketuban pecah pada akhir kala I atau awal kala II saat pembukaan lengkap pada proses persalinan. Kalau pecah lebih awal sebelum usia kehamilan 37 minggu, sebelum pembukaan mulut rahim 4 cm, atau sebelum ada tanda-tanda persalinan, disebut ketuban pecah dini. 

Gejalanya, cairan ketuban keluar secara tiba-tiba dari liang vagina dalam jumlah banyak, tak dapat ditahan atau dihentikan.  Cairan ketuban berwarna putih agak keruh, mirip air kelapa muda karena bercampur dengan lanugo atau rambut halus pada janin  dan mengandung verniks caseosa , yaitu lemak pada kulit bayi.  

Umumnya, ketuban yang pecah tidak menimbulkan rasa sakit, pegal-pegal, mulas, dan sebagainya. Tapi kalau Anda mengalaminya, sebaiknya segera cari pertolongan. Semakin cepat ditangani, semakin kecil risiko terjadinya komplikasi, seperti infeksi kuman dari luar, persalinan prematur  atau kurang bulan, gangguan peredaran darah atau tali pusat  yang bisa menyebabkan kondisi gawat janin dan kematian janin akibat   tali pusat  yang tertekan,Oligohidramnion, yakni cairan ketuban kurang dari jumlah yang dibutuhkan, atau bahkan habis.

Penyebabnya 
belum pasti, tapi sebagian besar berkaitan dengan infeksi (sampai 65%).  Misalnya, infeksi kuman, terutama infeksi bakteri, yang dapat menyebabkan selaput ketuban menjadi tipis, lemah dan mudah pecah. Selain itu, beberapa faktor risiko KPD adalahkehamilan kembar, ada riwayat persalinan kurang bulan sebelumnya, hubungan seksual yang kebersihannya tidak dijaga, perdarahan lewat jalan lahir, pH (tingkat keasaman) vagina di atas 4,5, selaput ketuban tipis kurang dari 39 mm, kadar CRH (corticotropin releasing hormone) maternal tinggi, misalnya pada ibuhamil yang stres, higiene yang kurang baik, misalnya keputihan dan infeksi vagina, jumlah cairan ketuban sangat banyak (hidroamnion), dan kelainan mulut rahim seperti inkompeten serviks.


Alamat Klinik:
Permata Mansion
Blok EE 3 No. 5 Sawangan - Depok
081298215588(SMS)
Follow us twitter @BidanGemilang

Kamis, 05 Desember 2013

Perkiraan lahir


Namanya juga taksiran, perkiraan lahir atau bersalin, bisa saja meleset.Bayi bisa lahir lebih cepat atau lebih lambat dari taksiran. Untuk memastikannya, memang harus mencermati hasil pemeriksaan ultrasonografi (USG). Pun jika hasilnya sama, belum tentu juga bayi lahir pada tanggal tersebut.

Rumus umum. Secara umum, kehamilan dikatakan berlangsung selama 9 bulan 10 hari atau 280 hari. Tetapi, kapan waktu tepatnya terjadi pembuahan, hingga kini masih sulit diketahui. Akibatnya, diciptakanlah beberapa rumus untuk menghitung usia kehamilan dan taksiran persalinan. Salah satunya, rumus Naegle.  Rumus ini didasarkan pada hari pertama haid terakhir (HPHT), dan sebenarnya hanya dapat digunakan pada wanita yang memiliki siklus haid teratur, yakni antara 28-30 hari. Ini yang kadang tidak diperhatikan dan membuat  calon ibu salah hitung sehingga mendapat taksiran persalinan yang meleset. Penyebab lain kesalahan taksiran cara ini adalah calon ibu salah atau lupa HPHT-nya.

Pemeriksaan USG. Dengan alat ini perkiraan persalinan bisa ditentukan lebih akurat. 
·        Apalagi, bila pemeriksaan USG dilakukan antara usia kehamilan 7–11 minggu (trimester pertama). Ukuran bayi saat itu belum terlalu besar sehingga dokter bisa mengukur kepala sampai kaki janin (crown rump length atau CRL) dalam satu bidang. Lewat dari 11 minggu, kesalahannya adalah plus minus 7–10 hari.
·        Sementara kalau USG baru dilakukan pada trimester kedua, kesalahannya sudah plus minus 2–3 minggu. Kalau dilakukan pada trimester ketiga, kesalahannya sudah plus minus 3–4 minggu. Jadi, semakin besar suatu kehamilan, semakin tidak akurat untuk menentukan usia kehamilan atau taksiran persalinannya.

Mengingat taksiran persalinan USG  tidak 100% akurat, penting membandingkannya dengan taksiran persalinan berdasarkan HPHT. Apalagi,  bagi calon ibu yang ingat HPHT-nya. Jika bedanya tidak jauh, misalnya menurut haid taksiran persalinannya adalah tanggal 1 dan menurut USG tanggal 4, maka kita ikut tanggal yang menurut haid. Tapi kalau bedanya sudah lebih dari 10 hari, misalnya 2 minggu, maka kita ikut tanggal menurut hasil USG.

Info dan Reservasi HomeCare: 081298215588 (Whatsapp Only)
Follow Our Social Media: Twitter & Instagram @HomeCareBidan

Rabu, 13 November 2013

6 Jam Pertama Setelah Lahir


Masih ada kejutan, setelah Anda melewati 
1 jam pertama setelah persalinan. Ini adaptasi yang perlu Anda lakukan di 6 jam pertama setelah bayi lahir.  

2-3 jam setelah persalinan, Anda akan merasa lemas karena tenaga terkuras untuk melahirkan bayi. Saatnya mengisi perut. Biasanya rumah sakit akan menyediakan makanan lunak untuk dikonsumsi seperti bubur. Makanan ringan yang di makan pun sebaiknya lunak. Sebab sistem pencernaan masih perlu menyesuikan dengan tubuh Anda yang baru melahirkan.

3-4 jam setelah persalinan, Anda akan merasa tubuh lengket karena keringat. Saatnya Anda untuk mandi. Minta bantuan suami atau bidan saat  berjalan  kamar mandi. Saat itu Anda mungkin akan merasa sedikit goyah karena keletihan. Setelah mandi Anda akan merasa lebih segar. Saat ini Anda bisa mulai  mengenakan
bra menyusu dilapisi bantalan payudara agar ASI yang keluar tidak membasahi baju. Gunakan pembalut  menampung sisa cairan atau darah yang keluar dari vagina. Penting menjaga kebersihan organ genital untuk mencegah infeksi

5 jam setelah persalinan, Anda masih merasakan perih pada daerah kewanitaan,  tapi Anda harus buang air kecil. Rasa perih ini lama-lama  akan terasa lebih ringan. Pada saat-saat ini Anda mungkin belum terdorong untuk buang air besar. Tapi jika dalam tempo 2x24 jam pascapersalinan belum BAB, bicaralah kepada perawat atau dokter.

6 jam setelah persalinan, jika Anda merasa semua dalam kondisi baik dan tak ada keluhan, Anda akan dipindahkan dari ruang bersalin ke ruang rawat inap. Saat pindah Anda akan dibantu dengan kursi roda.  Cobalah untuk  mengendong bayi di pangkuan Anda. Namun beberapa rumah sakit tak mengharuskan ibu pindah kamar. Sebab di situ tersedia ruangan yang bisa berfungsi ganda, sebagai ruang bersalin dan sebagai ruang rawat inap.

Alamat Klinik:
Permata Mansion
Blok EE 3 No. 5 Sawangan - Depok
081298215588(SMS)
Follow us twitter @BidanGemilang

Minggu, 10 November 2013

Mitos dan Fakta Tentang ASI




Setelah melahirkan, akan ada banyak nasehat tentang  ibu menyusui. Jangan telan bulat-bulat saat mendapat informasi atau mitos tentang ASI. Nasehat yang kurang tepat bisa jadi informasi yang menyesatkan. Simak mitos-mitos tentang menyusui dan lihat juga faktanya!

Mitos: Ibu yang minum ASI perahnya dapat memperbanyak ASInya.
Fakta: 
Memaksimalkan produksi ASI dengan cara meningkatkan frekuensi menyusui dan memerah ASI. Banyak sedikitnya ASI tergantung pada banyak sedikitnya ASI yang dikeluarkan dan dipengaruhi oleh kondisi psikologis ibu dan konsumsi makanan. Minum kembali ASI perah sama sekali tidak berhubungan dengan produksi ASI.

Mitos: Wanita dengan payudara kecil dan puting datar ASInya sedikit.
Fakta: Ukuran 
payudara tidak menentukan produksi ASI. Banyak tidaknya ASI  tergantung seberapa banyak kelenjar pembentuk air susu. Puting datar atau terbenam bukan berarti tidak dapat menyusui, karena bayi menyusu pada bagian areola payudara bukan pada puting. Posisi menyusu bayi yang tepat menjadi faktor keberhasilan pemberian ASI.

Mitos: Jika makan pedas, ASI akan berasa pedas.
Fakta: 
Apa yang dimakan ibu, akan dirasakan pula oleh bayi lewat ASI. Namun tidak 100% sama dengan makanan hanya  samar-samar  dan hanya bertahan paling lama 8 jam. Makanan pedas berisiko terhadap ibu itu sendiri, yaitu mengalami gangguan pencernaan seperti diare.  

Mitos: Saat ibu pulang bepergian, ASI harus dibuang dulu saat mau menyusui karena ASI bisa basi.
Fakta: ASI tidak pernah basi. Biasanya yang dimaksud dengan ASI lama atau basi adalah ASI yang berwarna kekuningan dan kental atau ASI yang berwarna putih keruh dan encer. Warna dan kejernihan ASI sangat tergantung bahan nutrisi yang terkandung didalamnya. Selain itu ASI dapat menyesuaikan dengan
 kebutuhan bayi akan ASI.

Mitos: ASI dapat menyembuhkan sakit mata.
Fakta: ASI tidak dapat sembuhkan 
sakit mata pada bayi. Pada bayi baru lahir sampai usia setidaknya 3 bulan, ada saluran air mata yang belum terbuka sehingga mata bayi berair dan belekan. Anda bisa membersihkan mata bayi dengan menggunakan kapas yang dicelupkan dalam air hangat, bukannya mengoleskan ASI ke mata bayi. 

Mitos: Jika ibu sakit, bayi bisa tertular penyakit ibu lewat ASI.
Fakta: 
Ibu yang sedang sakit flu misalnya, tidak akan menularkan sakitnya pada bayi lewat ASI karena ASI  mengandung antibodi yang bisa menghambat  virus maupun bakteri. Kecuali Anda terinfeksi virus HIV atau hepatitis. Dua contoh penyakit ini bisa ditularkan melalui ASI.

Mitos dan Fakta Tentang ASI




Setelah melahirkan, akan ada banyak nasehat tentang  ibu menyusui. Jangan telan bulat-bulat saat mendapat informasi atau mitos tentang ASI. Nasehat yang kurang tepat bisa jadi informasi yang menyesatkan. Simak mitos-mitos tentang menyusui dan lihat juga faktanya!

Mitos: Ibu yang minum ASI perahnya dapat memperbanyak ASInya.
Fakta: 
Memaksimalkan produksi ASI dengan cara meningkatkan frekuensi menyusui dan memerah ASI. Banyak sedikitnya ASI tergantung pada banyak sedikitnya ASI yang dikeluarkan dan dipengaruhi oleh kondisi psikologis ibu dan konsumsi makanan. Minum kembali ASI perah sama sekali tidak berhubungan dengan produksi ASI.

Mitos: Wanita dengan payudara kecil dan puting datar ASInya sedikit.
Fakta: Ukuran 
payudara tidak menentukan produksi ASI. Banyak tidaknya ASI  tergantung seberapa banyak kelenjar pembentuk air susu. Puting datar atau terbenam bukan berarti tidak dapat menyusui, karena bayi menyusu pada bagian areola payudara bukan pada puting. Posisi menyusu bayi yang tepat menjadi faktor keberhasilan pemberian ASI.

Mitos: Jika makan pedas, ASI akan berasa pedas.
Fakta: 
Apa yang dimakan ibu, akan dirasakan pula oleh bayi lewat ASI. Namun tidak 100% sama dengan makanan hanya  samar-samar  dan hanya bertahan paling lama 8 jam. Makanan pedas berisiko terhadap ibu itu sendiri, yaitu mengalami gangguan pencernaan seperti diare.  

Mitos: Saat ibu pulang bepergian, ASI harus dibuang dulu saat mau menyusui karena ASI bisa basi.
Fakta: ASI tidak pernah basi. Biasanya yang dimaksud dengan ASI lama atau basi adalah ASI yang berwarna kekuningan dan kental atau ASI yang berwarna putih keruh dan encer. Warna dan kejernihan ASI sangat tergantung bahan nutrisi yang terkandung didalamnya. Selain itu ASI dapat menyesuaikan dengan
 kebutuhan bayi akan ASI.

Mitos: ASI dapat menyembuhkan sakit mata.
Fakta: ASI tidak dapat sembuhkan 
sakit mata pada bayi. Pada bayi baru lahir sampai usia setidaknya 3 bulan, ada saluran air mata yang belum terbuka sehingga mata bayi berair dan belekan. Anda bisa membersihkan mata bayi dengan menggunakan kapas yang dicelupkan dalam air hangat, bukannya mengoleskan ASI ke mata bayi. 

Mitos: Jika ibu sakit, bayi bisa tertular penyakit ibu lewat ASI.
Fakta: 
Ibu yang sedang sakit flu misalnya, tidak akan menularkan sakitnya pada bayi lewat ASI karena ASI  mengandung antibodi yang bisa menghambat  virus maupun bakteri. Kecuali Anda terinfeksi virus HIV atau hepatitis. Dua contoh penyakit ini bisa ditularkan melalui ASI.

Kamis, 31 Oktober 2013

Vaginal Birth After Cesarean (VBAC)

Persalinan pertama caesar, apakah mutlak harus Caesar lagi di persalinan kedua? Tidak pasti, semua tergantung kondisi kehamilan dan janin.

Mitos. Awalnya mitos ini muncul karena tindakan bedah caesar cara lama mengiris perut serta rahim secara vertikal. Irisan ini kemudian membuat ibuhamil rentan mengalami perobekan pada rahim saat mengejan ketika melakukan proses persalinan normal. Saat ini, sayatan perut dan rahim sudah dilakukan secara horizontal (low transverse incision) yang sifatnya lebih aman bagi rahim.

Melahirkan normal. Kasus ini bahkan sempat dijadikan diskusi panel yang diadakan oleh National Institutes of Health, AS, hasilnya wanita yang memiliki riwayat caesar tetap bisa melahirkan normal pada kehamilan berikutnya. Menurut Dr. F. Gary Cunningham, ketua diskusi panel dari University of Texas Southwestern Medical Center, Dallas, tahun 2010, melakukan persalinan Vaginal Birth After Cesarean (VBAC) dirasa aman untuk ibuhamil dengan riwayat caesar . American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) mengungkapkan, sekitar 60%-80% wanita yang pernah melakukan caesar bisa melahirkan secara normal pada kehamilan setelahnya.
Jarak persalinan. Perlukah ada jarak kehamilan bila persalinan pertama caesar? Idealnya, baik dari segi kesehatan ibu dan usia anak, jarak kehamilan adalah 2 tahun.  Literatur menyatakan minimal jarak persalinan dengan persalinan berikutnya antara 18-24 bulan, bila ingin mencoba melahirkan normal setelah persalinan caesar. Ada juga yang menyatakan interval 18 bulan untuk kehamilan berikut. Interval persalinan ini juga dipengaruhi riwayat penyembuhan luka caesar, ada tidaknya komplikasi saat operasi serta indikasi caesar pertama.

Luka caesar. Saat persalinan caesar, ada 7 lapisan perut yang dibuka, misalnya lapisan kulit, lapisan lemak, sampai akhirnya adalah rahim. Usai bayi keluar, tiap lapisan akan dijahit satu persatu. Luka di kulit perut umumnya dalam 1 minggu sudah menutup sempurna. Namun luka dalam dinding perut yang berlapis-lapis mungkin baru sembuh sempurna dalam 3 bulan, sedangkan luka rahim diperkirakan dalam 3-6 bulan.Yang menjadi pantauan ahli bukan hanya luka bekas jahitan yang letaknya di permukaan kulit semata –bekas jahitan tampak oleh mata-, melainkan kondisi rahim. Dan sampai saat ini, belum ada obat yang bisa membuat lapisan-lapisan ini cepat sembuh atau siap untuk kembali ‘membesar’. Semakin dekat jarak persalinan Caesar dengan kehamilan berikut, semakin kecil kesempatan untuk melakukan persalinan berikutnya secara normal.

Jumat, 25 Oktober 2013

Hadiah Untuk Ibu Menyusui

Menyusui menjadi kegiatan yang lebih menyenangkan berkat pilihan alat-alat menyusui nyaman dari Ayahbunda.  Ayahbunda punya 7 hadiah untuk Anda agar kegiatan menyusui menjadi lebih menyenangkan.  

Hadiah penambah kenyamaan saat menyusui : 

1. Massage cream dan breast gel pad.Membersihkan bagian puting selama masa kehamilan, merupakan persiapan penting untuk menyusui. Begitu bayi lahir, pijat payudara  penting untuk melemaskan dan membuat daerah sekitar payudara tidak kaku, memperlancar produksi ASI, mencegah puting susu lecet dan mencegah payudara membengkak. Untuk menambah kenyamanan pemijatan, gunakan krim pijat atau massage cream. Umumnya, krim pijat  payudara mengandung zat yang bisa membuat payudara relaks tanpa  membahayakan  produktivitas ASI. Lakukan pemijatan secara rutin, dua kali sehari saat menjelang mandi.  Tapi bila bengkak pada payudara sudah terjadi,  kompres  segera payudara dengan breast gel pad. Gel yang ada di dalam breast gel pad dapat membantu mengurangi bengkak dan menghilangkan rasa nyeri. Cara kerjanya mirip kompres dengan handuk hangat. 

2. Breast pad. Berikan hadiah breast pad pada payudara indah Anda. Breast pad memiliki kekuatan ekstra untuk menyerap ASI yang menetes deras. Kini, breast pad tidak lagi hanya berwarna coklat atau putih saja.  Breast pad berkembang dengan motif-motif idaman yang mampu membuat Anda tersenyum  saat memandangnya. Motifnya seru!   Pilih breast pad dengan bahan yang nyaman agar payudara tetap dimanja oleh kehadiran breast pad. Breast pad juga ada yang bisa dipakai berulang kali. Ramah lingkungan dan ergonomis!

3. Nursing apron. Dengan nursing apron, Anda tidak perlu lagi sembunyi-sembunyi menyusui si buah hati jika sedang di luar rumah. Nursing apron kini tidak hanya selembar kain polos yang dilengkapi tali di leher Anda. Mengikuti jaman para ibu muda yang selalu ingin hidup dengan aneka barang yang modis dan stylist, nursing apron pun ikutan modis.  Aneka warna yang bisa di padu-padankan dengan pakaian, tas bahkan sepatu dan modelnya ada yang menggunakan ‘jendela’ agar Anda bisa mengintip bayi yang sedang asyik menyusu.

4. Teether. Untuk merayakan tumbuh gigi, berikan bayi teether atau mainan gigit-gigit. Selain sebagai mainan, teether bisa menjadi media perangsang pertumbuhan gigi, mengembangkan syaraf motorik halusnya seperti menggenggam, mengoyang-goyangkan teether, dan mengambil teether. Teether  bisa dijadikan sebagi pelampias  rasa gatal di gusi. Puting susu bunda bukan lagi satu-satunya sasaran gigitannya. Dengan teether, ritual menggigit puting Anda bisa dikurangi dan bye-bye rasa sakit!  Perhatikan   saat membeli teether. Pilih yang lembut, sesuai dengan ukuran mulut anak dan yang berisi gel. Karena teether berisi gel terasa lebih dingin ketika digigit daripada yang berisi air. Rasa dingin ini akan membantu mengurangi rasa gatal atau nyeri pada gusi bayi. 

5. Bra menyusui. Ibu menyusui  tetap boleh bergaya chic!  Tersedia bra menyusui dengan pilihan warna yang cantik dan glamour. Menjalani kegiatan menyusui pun menjadi lebih semangat  karena bra yang indah di pandang mata.  Tapi tetap diingat,  hindari bra yang  menggunakan kawat, karena dapat menahan payudara sehingga menghambat produksi ASI. Ayo, tampilkan payudara seksi dengan bra menyusui yang seksi!

6. Botol ASI.  Kembali bekerja bukan berarti bayi tidak mendapatkan ASI sebagai haknya. Botol-botol ASI perah yang dipilih, baiknya yang terbuat dari gelas atau kaca karena dinilai sebagai wadah ASI yang paling baik. Selain tahan terhadap panas, juga lebih mudah membersihkan lemak ASI dari permukaan gelas atau kaca. Cek kelekatan tutup botol agar ASI tetap dalam kondisi baik. Botol ASI perah dengan aneka warna menjadi hadiah yang memotivasi Anda untuk memerah ASI lebih banyak lagi untuk bekal bayi di rumah. 

7. Bantal Menyusui. Salah posisi menyusui, bisa berakibat lelah di bagian punggung, pinggang atau lengan tangan yang terasa hingga beberapa hari kedepan. Berkat nursing pillow atau bantal untuk menyusui ini, Anda bisa mengatasi semua keluhan tersebut. Bentuknya yang seperti huruf U mampu membantu Anda untuk memberikan posisi menyusui yang tepat. Tangan Anda dibantu agar tidak menumpu berat badan bayi karena badannya sudah ditumpu oleh bantal ini. Kenyaman yang Anda rasakan berimbas pada bayiAnda juga. Ia dapat menikmati ASI dengan posisi yang nyaman. Tak perlu takut, bukan bantal biasa ini juga bisa Anda bawa kemana-mana.

Selasa, 22 Oktober 2013

Hal yang Harus dilakukan saat KPD


Pecah ketuban bisa terjadi kapan dan dimana saja. Hal ini juga biasanya menandakan waktunya kelahiran. Lalu, apa yang harus dilakukan selanjutnya?

Ketika ketuban Anda pecah alami:

1.   Catat waktu ketuban Anda pecah. Ketuban pecah bukan berarti Anda langsung melahirkan, sekitar 80% persalinan baru terjadi dalam 24 jam setelah ketuban pecah.
2.   Perhatikan jumlahnya, apakah langsung mengalir atau hanya rembesan saja. Aliran ketuban biasanya diawali dengan Anda merasakan “ledakan” internal lalu cairan mengalir. Cairan akan lebih banyak keluar terutama saat kontraksi. Sementara rembesan ketuban seperti Anda mengompol atau cairan keluar saat Anda batuk. Berbeda dengan cairan vagina yang membuat celana dalam lembab, rembesan air ketuban akan membuat celana basah.
3.   Perhatikan warna cairannya, apakah berwarna bening, berdarah atau kehijauan. Warna ketuban kehijauan menandakan bayi stress, perlu segera dievaluasi.
4.   Segera ke rumah sakit. Beritahukan pada dokter mengenai kondisi ketuban (waktu pecah, jumlah dan warna). Informasi dari Anda akan menentukan tindakan apa yang harus dilakukan selanjutnya, apakah sudah mendekati waktunya Anda melahirkan atau belum.
Hindari. Jika ketuban pecah, hindari melakukan aktivitas berikut ini:
·        Memasukkan sesuatu ke dalam vagina, seperti tampon atau berhubungan seksual. Ketuban yang sudah pecah atau bocor tidak lagi dapat menahan kuman.
·        Berendam dalam air bersabun karena berisiko infeksi. Jika ingin mandi lebih baik menggunakan pancuran.



Kamis, 10 Oktober 2013

Yang Harus Dilakukan saat Ketuban Pecah

Pecah ketuban bisa terjadi kapan dan dimana saja. Hal ini juga biasanya menandakan waktunya kelahiran. Lalu, apa yang harus dilakukan selanjutnya?

Ketika ketuban Anda pecah alami:

1.   Catat waktu ketuban Anda pecah. Ketuban pecah bukan berarti Anda langsung melahirkan, sekitar 80% persalinan baru terjadi dalam 24 jam setelah ketuban pecah.

2.   Perhatikan jumlahnya, apakah langsung mengalir atau hanya rembesan saja. Aliran ketuban biasanya diawali dengan Anda merasakan “ledakan” internal lalu cairan mengalir. Cairan akan lebih banyak keluar terutama saat kontraksi. Sementara rembesan ketuban seperti Anda mengompol atau cairan keluar saat Anda batuk. Berbeda dengan cairan vagina yang membuat celana dalam lembab, rembesan air ketuban akan membuat celana basah.

3.   Perhatikan warna cairannya, apakah berwarna bening, berdarah atau kehijauan. Warna ketuban kehijauan menandakan bayi stress, perlu segera dievaluasi.

4.   Segera ke rumah sakit. Beritahukan pada dokter mengenai kondisi ketuban (waktu pecah, jumlah dan warna). Informasi dari Anda akan menentukan tindakan apa yang harus dilakukan selanjutnya, apakah sudah mendekati waktunya Anda melahirkan atau belum.

Hindari. Jika ketuban pecah, hindari melakukan aktivitas berikut ini:
·        Memasukkan sesuatu ke dalam vagina, seperti tampon atau berhubungan seksual. Ketuban yang sudah pecah atau bocor tidak lagi dapat menahan kuman.

·        Berendam dalam air bersabun karena berisiko infeksi. Jika ingin mandi lebih baik menggunakan pancuran.

Alamat Klinik:
Permata Mansion
Blok EE 3 No. 5 Sawangan - Depok
081298215588(SMS)
Follow us twitter @BidanGemilang

Sabtu, 07 September 2013

IMD setelah bedah Cesar, mungkinkah?




IMD atau Inisiasi Menyusu Dini tetap bisa dilakukan meskipun Bunda menjalani persalinan melalui proses bedah cesar. Memang tidak seperti pada persalinan normal normal IMD tidak bisa diletakkan di atas perut ibu. Namun, ibu bisa minta diberikan anastesi spinal atau epidural agar tetap dalam keadaan sadar. Kontak dapat dilakukan di ruangan operasi sesegera mungkin dengan cara bayi diletakkan di dada dan dilanjutkan setelah berada di kamar perawatan.

Alamat Klinik:
Permata Mansion
Blok EE 3 No. 5 Sawangan - Depok
081 29821 5588 (SMS)
Follow us twitter @BidanGemilang