Kamis, 05 Desember 2013

Perkiraan lahir


Namanya juga taksiran, perkiraan lahir atau bersalin, bisa saja meleset.Bayi bisa lahir lebih cepat atau lebih lambat dari taksiran. Untuk memastikannya, memang harus mencermati hasil pemeriksaan ultrasonografi (USG). Pun jika hasilnya sama, belum tentu juga bayi lahir pada tanggal tersebut.

Rumus umum. Secara umum, kehamilan dikatakan berlangsung selama 9 bulan 10 hari atau 280 hari. Tetapi, kapan waktu tepatnya terjadi pembuahan, hingga kini masih sulit diketahui. Akibatnya, diciptakanlah beberapa rumus untuk menghitung usia kehamilan dan taksiran persalinan. Salah satunya, rumus Naegle.  Rumus ini didasarkan pada hari pertama haid terakhir (HPHT), dan sebenarnya hanya dapat digunakan pada wanita yang memiliki siklus haid teratur, yakni antara 28-30 hari. Ini yang kadang tidak diperhatikan dan membuat  calon ibu salah hitung sehingga mendapat taksiran persalinan yang meleset. Penyebab lain kesalahan taksiran cara ini adalah calon ibu salah atau lupa HPHT-nya.

Pemeriksaan USG. Dengan alat ini perkiraan persalinan bisa ditentukan lebih akurat. 
·        Apalagi, bila pemeriksaan USG dilakukan antara usia kehamilan 7–11 minggu (trimester pertama). Ukuran bayi saat itu belum terlalu besar sehingga dokter bisa mengukur kepala sampai kaki janin (crown rump length atau CRL) dalam satu bidang. Lewat dari 11 minggu, kesalahannya adalah plus minus 7–10 hari.
·        Sementara kalau USG baru dilakukan pada trimester kedua, kesalahannya sudah plus minus 2–3 minggu. Kalau dilakukan pada trimester ketiga, kesalahannya sudah plus minus 3–4 minggu. Jadi, semakin besar suatu kehamilan, semakin tidak akurat untuk menentukan usia kehamilan atau taksiran persalinannya.

Mengingat taksiran persalinan USG  tidak 100% akurat, penting membandingkannya dengan taksiran persalinan berdasarkan HPHT. Apalagi,  bagi calon ibu yang ingat HPHT-nya. Jika bedanya tidak jauh, misalnya menurut haid taksiran persalinannya adalah tanggal 1 dan menurut USG tanggal 4, maka kita ikut tanggal yang menurut haid. Tapi kalau bedanya sudah lebih dari 10 hari, misalnya 2 minggu, maka kita ikut tanggal menurut hasil USG.

Info dan Reservasi HomeCare: 081298215588 (Whatsapp Only)
Follow Our Social Media: Twitter & Instagram @HomeCareBidan

Sendawa Pada Bayi

Setelah minum susu, biasanya bayi bersendawa sambil gumoh atau mengeluarkan susu dari mulutnya. Beberapa bayi gumoh sedikit, beberapa bersendawa disertai tumpahan susu cukup banyak.

Apa yang terjadi? Sendawa terjadi karena di ujung akhir 
saluran pencernaan terdapat sebuah otot yang secara fisiologis berfungsi mengatur agar isi perut tidak mengalir keluar kembali, disebut mekanisme ventil. Pada bayi, mekanisme  ini sudah berfungsi meski belum 100%.  Itu sebabnya, saat bersendawa bayi mengeluarkan kembali sedikit susu yang baru diminumnya,  secara medis disebut reflux.

Apa yang dilakukan? Jika tumbuh kembang bayi tetap berjalan baik, dan dia tidak merasa terganggu oleh reflux yang dialaminya, maka kondisi ini tidak perlu dikhawatirkan. Namun jika sendawa sangat sering terjadi, lalu diikuti dengan muntahan susu yang banyak, atau setelah minum susu bayi terlihat gelisah, maka ada kemungkinan ia mengalami gangguan pencernaan yang memerlukan pemeriksaan dokter anak.  Cara mengatasi terjadinya reflux adalah memberikan makanan dalam porsi yang sedikit-sedikit, dan menjaga kebersihan pakaian bayi dengan cara memasakan bib saat ia minum susu atau makan. Menaruh bantal di bawah kepala bayi ketika ia tidur juga bisa membantu mengurangi reflux. 

Tanda Bayi Siap Duduk


Selain merangkak, kemampuan bayi untuk duduk merupakan tonggak perkembangan penting. Umumnya, bayi bisa belajar duduk saat ia memasuki usia 5-6 bulan. Ia akan bisa duduk sendiri pada usia 7-8 bulan dan duduk dengan lincah usia 9 bulan. Tentu tumbuh-kembang tiap bayi berbeda, ada yang lebih cepat, ada yang butuh waktu lebih lama. Sebelum mengajarkan bayi duduk,  lihat dulu tanda-tanda kesiapannya. 

1.
 Bayi sudah bisa mengangkat dan menggerakkan kepalanya. Biasanya terjadi pada usia bayi 3-4 bulan. Ini tanda yang menunjukan bahwa perkembangan tulang belakang dan leher bayi berjalan sempurna. Lakukan: 

·        Latih leher bayi Anda dengan aktivitas tummy time, yaitu kegiatan-kegiatan yang bertumpu pada perut. Perhatikan bagaimana bayi Anda berusaha mengangkat kepalanya dari posisi tubuhnya yang terlentang. Tummy time juga memperkuat otot kepala, bahu dan punggung.
·        Rangsang bayi Anda untuk berlatih mengangkat kepala dan dada, dengan mainan menarik. Angkat mainan ke atas dengan perlahan dan perhatikan bagaimana matabayi mengikuti gerakan itu dan mencoba mengangkat kepala dan dadanya.
2. Bayi sudah mampu membalikkan tubuhnya, dari posisi telentang ke posisi tengkurap dan sebaliknya, dengan aktif. Lakukan:

·        Rangsang bayi Anda untuk memutar tubuhnya dengan stimuli yang menarik  -dari mainan kesayangannya atau lewat suara-suara.
·        Biarkan bayi melenturkan pinggul dan pinggangnya. Dalam posisi telentang, ia harus bisa menekuk kedua kakinya secara bersamaan dan bisa memegang pergelangan atau telapak kaki.
3. Bayi sudah mampu memegang sesuatu, mengangkatnya dan menggerak-gerak-kannya. Ini tanda bahwa perkembangan motoriknya bagus. Perkembangan motorik tangan sangat penting agar bayi bisa menggunakan kedua tangan untuk membantu menopang tubuh. Lakukan:

·        Pada posisi berbaring, latih tangan bayi untuk memegang mainannya. Biarkan ia menggerak-gerakkannya sesuka hati
·        Latih bayi untuk meraih benda yang sedikit lebih jauh dari jangkauan tangannya.




Rabu, 27 November 2013

Emboli Air Ketuban

Emboli air ketuban adalah kejadian dimana cairan amnion, sel fetal, ataupun debris dari fetus masuk kedalam sirkulasi darah ibu/ pasien melalui plasenta yang mengakibatkan kegagalan Kardirespiratori dan koagulopati. kejadian ini merupakan keadaan darurat obstetrik.

Kejadian ini sangat langka, diperkirakan antara 1 dari 8.000 sampai dengan 1 dari 80.000 persalinan. Kurang lebih, 19% saat operasi sectio caesarea, dan 11% persalinan normal. Selain persalinan, kejadian emboli air ketuban dapat pula terjadi pada awal kehamilan, keguguran trimester kedua, saat amniosintesis, dan pada kejadian trauma abdominal. Angka kematian (Mortalitas) di USA diperkirakan sebesar 60-80%.

Patofisiologis pasti masih belum jelas. Air ketuban dan sel fetus dapat masuk melalui vena - vena uterus (rahim) saat pecahnya air ketuban, pecahnya pembuluh darah uterus atau serviks, melalui perbedaan tekanan dari uterus dan vena uterus.

Setelah sel fetus masuk kedalam sirkulasi ibu, terjadi kegagalan jantung dan penurunan perfusi ke jantung dan paru. Apabila pasien dapat bertahan, maka pasien dapat masuk ke dalam fase kedua, yakni fase perdarahan karena gangguan koagulopati. Gangguan koagulopati disebabkan cairan ketuban mengandung faktor koagulasi II, VII dan X, yang dapat menyebabkan agregasi platelet, melepaskan faktor III, dan mempunyai efek tromboplastin.

Pada tahun 1995, Clark mengusulkan kemungkinan emboli air ketuban disebabkan fetal antigen pada air ketuban yang menstimulasi sebuah jalur mediator imun endogen, yang menghasilkan reaksi tubuh menyerupai anafilaksis, yakni vasospasme dari arteri pulmonal, yang menyebabkan hypertensi pulmonal. Peningkatan tekanan ventrikel kanan jantung yang kemudian terjadi, menyebabkan kerusakan kapilermiokardium dan menyebabkan hipoksemia dan hypotensi.

Tanda dan gejala berupa maternal collapse, dengan gagal nafas, sianosis, hypotensi, disaritmia, kejang, atonia uteri, DIC, dan gawat janin. Gejala non spesifik lainnya dapat berupa rasa cemas, menggigil, nyeri kepala dan nyeri dada.

Tidak ada faktor resiko tertentu yang terbukti menjadi penyebab langsung emboli air ketuban. Namun kejadian emboli air ketuban lebih tinggi pada usia kehamilan yang lebih tinggi, Multipara, air ketuban dengan meconium, IUFD, Polihydramnion, Korioamnionitis, Rupture Uteri Placenta Acreta.

Sampai saat ini tidak ada marker pathognomic dari emboli air ketuban. Cara mendiagnosis merupakan kriteria eksklusi. Tes non spesifik.

Terapi hanya bersifat suportif, yakni dengan resusitasi dan persalinan segera. Sampai saat ini kasus emboli air ketuban belum ada pencegahannya. Pengobatan sangat tergantung dimana emboli itu sendiri bersarang. Bila emboli kena dipembuluh darah kecil, maka efeknya ringan, namun bila emboli terjadi di pembuluh darah organ vital, maka efeknya pun akan Fatal.

Kamis, 21 November 2013

Kehamilan di luar kandungan


Kemungkinan terjadi kehamilan di luar rahim (ektopik) terjadi pada 7 dari 1000 kehamilan. Apa penyebab kehamilan di luar rahim dan penanganan apa yang tepat?

Pendarahan pada trimester pertama
 kehamilan bisa terjadi pada kehamilan di luar rahim (ektopik). Kondisi ini akibat telur yang telah dibuahi tidak masuk dan tertanam di dalam rahim, melainkan berada di luar rahim. Berikut ini calon ibu yang berisiko mengalamikehamilan di luar rahim:
·        Perempuan usia 35-45 tahun, pernah hamil di luar rahim
·        Perempuan yang pernah dioperasi saluran telur
·        Perempuan yang pernah aborsi berulang
·        Perempuan yang pernah mengalami problem infertilitas atau pengobatan untuk merangsang keluarnya sel telur dari indung telur
·        Perempuan yang menderita infeksi penggul ataupun menderita TB (tuberkulosis) 

Penyebab.
 Nyaris 95% kehamilan di luar rahim terjadi di saluran telur. Mayoritas disebabkan oleh terhambatnya perjalanan telur yang sudah dibuahi untuk melewati saluran telur menuju rahim. Hambatan itu bisa terjadi karena adanya bekas luka akibat beberapa sebab. Bisa karena ibuhamil pernah terinfeksi, sehingga bagian tersebut terjadi penyempitan. Atau, adanya luka akibat operasi pada saluran telur. Bekas luka operasi ini bisa membuat saluran telur lengket atau menutup. Kehamilan di luar rahim ini juga disebabkan adanya endometriosis (jaringan yang mirip lapisan rahim yang ada di luar rahim) atau karena adanya kelainan bentuk dari saluran. Semisal, saluran sejak awal terpelintir.

Gejala
 kehamilan ektopik ini jarang diketahui sejak dini, jika tidak dilakukan pemeriksan perabaan di awal kehamilan. Sebab, tanda awal serupa dengan tanda-tanda awal kehamilanbiasa. Antara lain, berhentinya haid. Namun, yang bisa menjadi pembeda adalah kerap menimbulkan rasa nyeri yang tajam dan sulit hilang. Nyeri ini akibat desak-desakan di saluran telur dan sekitarnya. Saluran telur yang sempit ini membuat janin gagal tumbuh normal. Apalagi organ-organ di sekitar saluran telur yang ikut terdesak, memicu rasa nyeri. Sekitar panggul dan perut biasanya menjadi daerah yang diserang rasa nyeri ini akibat peritonium (lapisan dalam perut) oleh pendarahan. Gangguan saluran pencernaan juga kerap muncul dibarengi kepala pusing dan penglihatan kunang-kunang. 

Gejala lain
 adalah pendarahan dari vagina akibat robekan pada dinding saluran telur yang tipis akibat didesak oleh perkembangan janin. Jika ini terjadi, sang ibu dalam keadaan gawat darurat. Untuk mengatasi, perlu operasi untuk menghentikan pendarahan. 

Deteksi.
 Pada pemeriksaan kehamilan pertama perlu diketahui apakah kehamilan ada di tempat yang seharusnya, yakni di rahim. Jika dokter mencurigai adanya kehamilan di luar kandungan, panggul akan diperiksa untuk menentukan pusat rasa sakit serta meraba adanya benda padat di perut. Kelainan ini bisa dipastikan dari pemeriksaan laboratorium yakni pengukuran hCG. Sebab pada kehamilan normal, kadar hormon kehamilan biasanya meningkat dua kali lipat setiap dua hari dalam sepuluh minggu pertama. Namun, padakehamilan di luar rahim, peningkatan ini biasanya sangat rendah. Lewat USG, kelainan ini juga dapat dideteksi.

Jika dideteksi terjadi
 kehamilan di luar rahim, dokter akan mengambil tindakan operasi untuk mengeluarkan janin yang tumbuh diluar rahim tersebut.

Alamat Klinik:
Permata Mansion
Blok EE 3 No. 5 Sawangan - Depok
081298215588(SMS)
Follow us twitter @BidanGemilang


Rabu, 20 November 2013

Sakit pinggang saat hamil



Sekitar 50% ibuhamil mengeluhkan sakit pinggang dan biasanya semakin terasa di trimester ketiga. Penyebabnya antara lain karena pertambahan berat badan sebagai konsekuensi perubahan tubuh dan perkembangan janin, plasenta, air ketuban dan rahim. Membesarnya rahim juga membuat pusat gravitasi tubuh bergeser lebih ke depan, sehinggaibuhamil harus menyesuaikan diri pada titik keseimbangan baru. Penyesuaian tersebut sangat membebani pinggang.
Sakit pinggang dapat diredakan dengan:

·        Menjaga posisi tubuh agar berat kandungan dibagi rata ke seluruh tubuh.
·        Selalu membawa beban di tangan kiri dan kanan agar tubuh seimbang.
·        Tidak berdiri/duduk terlalu lama.
·        Menjaga posisi tubuh selalu tegak saat duduk.
·        Berjongkok saat mengambil sesuatu di lantai.
·        Tidur di kasur yang agak keras dan rata agar tubuh berada di garis lurus.
·        Mandi air hangat.
·        Mengompres dingin pinggang yang nyeri.
·        Relaksasi dan berolahraga ringan atau senam secara teratur.

Pada beberapa kasus, sakit pinggang juga dapat disebabkan gangguan ginjal atau penekanan saraf. Untuk memastikannya, perlu pemeriksaan dokter.

Alamat Klinik:
Permata Mansion
Blok EE 3 No. 5 Sawangan - Depok
081298215588(SMS)
Follow us twitter @BidanGemilang

Rabu, 13 November 2013

Baby sitter atau Daycare ??



Umumnya, tidak ada yang lebih aman menitipkan buah hati selain pada nenek, saudara atau kerabat dekat saat Anda harus bekerja di luar rumah. Sebab, biasanya dengan orang-orang terdekat, Anda punya trust, ikatan batin dan kedekatan ini juga membuat anak merasa lebih nyaman. Namun, bagaimana jika Anda berada dalam situasi yang kurang menguntungkan. Pilihannya hanya babysitter atau day care. Berikut plus-minus menitipkan pengasuhan anak pada babysitter dan day care.

Babysitter
 
Plus:

·        Orang tua dapat menyusun peraturan apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan sangbabysitter, sesuai dengan nilai yang ingin dikembangkan.
·        Anak bisa tetap bermain dan bergerak di ruang yang sama dan nyaman, yaitu rumah.
·        Anak mendapat perhatian khusus, karena satu babysitter hanya punya konsentrasi penuh pada satu anak saja.
Minus: 

·        Anak akan tenggelam pada rutinitas yang sama.
·        Anak hanya akan berteman dengan babysitter-nya saja. Risiko anak “lengket” dengan babysitter besar.
·        Meskipun telah dilatih oleh yayasan, supervisi tidak dilakukan langsung oleh pengelola yayasan terhadap babysitter. Apabila yayasan hanya menjadi penyalur dan tidak memberikan pelatihan ketrampilan mengasuh dan merawat anak, maka standar layanan babysitter tidak terjamin.
Day care
Plus:

·        Para staf memiliki dasar pendidikan anak sekaligus ilmu kesehatan anak yang disupervisi langsung oleh pengelola tempat penitipan anak.
·        Program di tempat penitipan anak dirancang sesuai perkembangan bayi dan balita. Untuk si balita, lembaga penitipan anak akan menerapkan kurikulum pendidikan anak usia dini (PAUD).
·        Anak akan memiliki aktivitas dan alat bermain yang beragam serta ruang bermain (baik di dalam maupun diluar ruang) yang relatif lebih luas bila dibandingkan ruang mereka di rumah sendiri.
·        Anak akan berkenalan dengan suasana baru, orang baru dan bertemu/mengenal anak-anak seusianya. Ketrampilan anak untuk beradaptasi terasah sejak dini.
·        Oleh karena staf yang bertugas mengurus dan merawat anak tidak hanya satu, maka anak tidak lengket dengan sang pengasuh.
Minus: 

·        Anak berisiko lebih mudah tertular penyakit dari anak lain.
·        Anak harus berbagi perhatian pengasuh dengan anak. Karena di tempat penitipan anak, pengasuh harus menangani beberapa anak.
·        Orang tua harus menjemput anak sebelum tempat penitipan anak tutup. Day carepada umumnya tutup di sore hari, sesuai waktu pulang kantor ayah dan ibu.

Alamat Klinik:
Permata Mansion
Blok EE 3 No. 5 Sawangan - Depok
081298215588(SMS)
Follow us twitter @BidanGemilang